Batu So’on Solor Bondowoso – Kembalinya Persaudaraan

Di sebuah desa di Kecamatan Cerme Kabupaten Bondowoso Jawa Timur, ada sebuah tempat yang agak terpencil dari keramaian pusat Kota Bondowoso. Konon dahulu kala desa ini memiliki peninggalan zaman megalitikum meskipun belum ada pernyataan resmi dari penelitian. Desa Solor namanya, dengan Batu So’on sebagai iconik dikenalnya desa itu. Batu So’on berasal dari bahasa Madura yang berarti batu bersusun.

——–

Cerita perjalanan kali ini berawal dari pulangnya aku setelah setahun merantau di Kota Pelajar Yogyakarta. Kala itu kontrak kerja di sebuah lembaga swadaya masyarakat sudah berakhir. Bingung mau ngapain, ya pulang aja ke Jember. Memang plong sih tidak ada beban apa-apa tapi ada satu yang mengganjal. Apa itu? Next mau kerja apa? Hahaha masa bodoh ah. Dijalani aja sambil cari-cari lagi.

Sahabatku yang merupakan teman semenjak SMP hingga sekarang bahkan sudah kuanggap seperti saudara sendiri, Alfons namanya. Dia mengetahui cerita dan kabarku. Kebetulan hari Sabtu dia libur dan kebetulan kalenderku sedang berwarna merah semua. Hahahaha. Dia mengajakku pergi ke Bondowoso untuk menemui temannya pemilik usaha bengkel motor. Aku iya-in aja deh.

Perjalanan ini beranggotakan 3 orang. Alfons, 1 orang rekan kerjanya, dan aku. Aku nebeng satu sepeda dengan Alfons. Maklumlah perjalanan naik motor dari Jogja ke Jember agak bikin badan sedikit remek dan butuh belaian dari tukang pijat. Buat diurut maksudnya.

Sebelum memulai perjalanan kami berdoa dahulu. Berdoa sebelum makan. Tangki perut harus diisi dong supaya kuat seperti Agung Hercules. Assstutiiiiiii!!!! Sarapan nasi pecel di daerah Patrang Jember lumayan enak dan murah meriah. Cocok sama lidah dan dompet. Wah bisa diulang lagi kalau kelaparan di daerah ini. Gak perlu lama-lama sarapannya, kan yang dicari itu cerita perjalanannya. Langsung saja kami berangkat menuju kabupaten tetangga, Bondowoso. Ngeeennggg!

Perjalanan dipayungi awan yang mendung, kami nikmati dengan santai dari Jember menuju Cermee Bondowoso menempuh waktu sekitar 45 menitan. Kami bertemu dengan salah satu pemilik bengkel motor yang ada di sana, kebetulan sih emang relasi kerja dari Alfons. Jadinya kita disambut dengan ramah. Kebetulan hari Sabtu bengkel tidak terlalu ramai seperti hari biasanya. Berhubung kita ke sana juga bisa dibilang mendadak, agak kurang enak juga sih kalau ngajak karyawannya untuk jalan-jalan sekaligus untuk menunjukkan jalan kepada kami. Eh ladalaah karyawannya malah diizinkan untuk mengantarkan kami jalan-jalan. Kebetulan juga ada seorang anggota dokter polisi yang sedang libur bertugas, beliau pecinta motor trail dengan medan yang sulit dilalui. Mau ke mana aja sih kita ok aja, namanya juga gak tau ke tempat mana dan harus melewati apa.

Karyawan   bengkel dan temannya mengajak kami untuk mengunjungi Batu So’on. Kami sih gak tau itu tempat apa, ya nurut aja sih diajak kemana. Emang sebenernya gak ada plan mau kemana. Kami pun berangkat menyusuri jalanan yang dihiasi pematang sawah serta percikan hujan gerimis. Jalan bertanah jadinya berlumpur dong kalau kena air hujan. Berhubung kami tidak membawa jas hujan, ya hajar saja sudah. Yang penting bawa jaket uda cukup kok.

Jalanan yang licin kami lalui dengan canda gurau. Kami berhenti sejenak di jalan yang dikelilingi pohon untuk meluruskan pantat yang agak lecek karena duduk terus di sepeda motor. Ternyata jalanan tersebut sering dilalui oleh masyarakat sekitar untuk beraktivitas di sawah. Nah kebetulan padi sudah menguning, mereka pun berangkat untuk memanen padi. Wah seru juga ternyata ya.

JemberTraveler Batu Soon Solor Bondowoso 04

Papan Petunjuk Menuju Batu So’on

 

JemberTraveler Batu Soon Solor Bondowoso 05

Salah Satu Kondisi Jalan

 

JemberTraveler Batu Soon Solor Bondowoso 01

Beristirahat Sejenak

Kami pun akhirnya tiba di Batu So’on Desa Solor. Batu-batu besarnya tersusun rapi seperti Stonehenge yang ada di Negeri Ratu Elizabeth sana. Kebetulan kami berpapasan dengan tim dari Putri Indonesia yang sedang berada di sana. Entah ada sesi pemotretan, entah promosi wisata daerah, entah syuting video apalah. Entah.

Di bawah ini cuplikan perjalanan ke Batu So’on Bondowoso.

Angin di sini cukup kencang ternyata. Seperti di negara angin khas Avatar Aang. Cuaca agak mendung jadinya langitnya agak tersipu malu saat di-foto. Persoalan yang dihadapi jadi hilang sejenak. Kami senang menikmati pemandangan yang ada di sini. Keren banget dah!

 

JemberTraveler Batu Soon Solor Bondowoso 07

Batu So’on dari Kejauhan

 

JemberTraveler Batu Soon Solor Bondowoso 02

Eksis dulu

 

JemberTraveler Batu Soon Solor Bondowoso 03

Alfons Sohib

JemberTraveler Batu Soon Solor Bondowoso 06

Batu So’on Solor Bondowoso

 

So, perjalanan sudah berakhir? Tentu belum. Masih ada kelanjutannya.

3 Mei 2015

Advertisements

2 responses to “Batu So’on Solor Bondowoso – Kembalinya Persaudaraan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s