Kuliner Khas Penang – Street Food Paradise of Asia [PART 1]

Perjalanan kami berlanjut ke pulau di sebelah Barat Semenanjung Malaka. Pulau ini bernama Penang. Sebelum sampai di Penang, aku request couch pada beberapa anggota couchsurfing yang ada di Penang namun belum membuahkan hasil. Beruntunglah kami karena ada salah satu anggota couchsurfing yang menawarkan untuk singgah di rumahnya. Ia adalah Eason Sim.

Pesawat kami sudah tiba di Bandara Internasional Penang. Kebetulan rumahnya berada di Kota Bayan Lepas yang tak jauh dari bandara. Namun setiap hari ia bekerja di seberang pulau dan harus bolak-balik menyeberangi jembatan. Sambil menunggu Eason yang masih bekerja dan pulang kerja, kami pun mencoba makanan khas Penang yang bernama nasi kandar. Makanan ini adalah hidangan halal karena dibuat oleh Muslim India yang tinggal di Penang. Dapat dikatakan bahwa nasi kandar adalah makanan asli dari Pulau Penang. Nasi disajikan dengan sejumlah kari, daging, sayuran dan lauk lainnya. Yang khas dari nasi kandar adalah kari. Berikut tips untuk makan nasi kandar: ketika memesan nasi kandar, meminta “kari campur” yang berarti kombinasi dari berbagai kari di menu mereka. Kamu akan mengalami ledakan rasa tidak seperti kari telah kamu menikmati sebelumnya. Kari disajikan bersama ayam, ikan, udang, cumi-cumi dan daging sapi, dengan kepiting sesekali dan telur ikan, serta populer non-pedas domba kurma. Hmmm nikmat sekali kan rasanya.

Nasi Kandar

Nasi Kandar

Jalan-jalan, hp tidak boleh habis batrainya kan! Hp harus di-cas dahulu di tempat kami makan yang ada di bandara. Tak lama kemudian, Eason datang menjemput kami. Wah seorang kawan baru yang menganggap kami seperti saudaranya sendiri yang datang dari jauh. Orang-orang Penang terbiasa hidup dengan berbahasa Inggris jadi kami agak kesulitan dalam berkomunikasi, sebagiannya lagi berbahasa mandarin dan tamil. Namun mereka juga bisa sedikit berbahasa Melayu.

Kami berkenalan dengan kedua orang tuanya saat diizinkan menginap di rumah Eason. Wah boleh nih memperkenalkan makanan khas Jember yaitu prol tape kepada orang Penang. Anggap saja sebagai pertukaran budaya melalui makanan. Setelah mandi, kami berdiskusi dengan Eason. Ia menunjukkan sebuah peta dan informasi yang unik. Yaitu peta kuliner yang ada di Penang, peta itu dibuat sendiri oleh pemerintah di sana. Ada beberapa keterangan lengkap mengenai isi makanan dan tempat-tempatnya. Eason pun memberikannya satu padaku. Di dalam peta kuliner itu tertulis bahwa Penang telah menerima beberapa penghargaan tentang makanannya yaitu Asia’s 10 Greatest Street Food Cities pada CNNGo di tahun 2012, rangking 12 dari Frugal & Food Category versi The New York Times, menu Assam  Laksa termasuk dalam World’s 50 Most Delicious Foods berada di peringkat 7 versi CNN. Wah keren ini!

Peta Kuliner Penang

Peta Kuliner Penang

Menjelang malam hari, Eason mengajak kami ke sebuah tempat makan yang ada di dekat rumahnya. Dia mengatakan bahwa dari semua menu yang ada di peta kuliner ini, kita dapat mencoba sebagian besar di tempat makan ini. Tempat ini dapat dikatakan sebagai food court dengan menjual berbagai jenis makanan dari yang halal hingga non-halal. Eason memesan Chee Cheong Fun, Andre pesan Char Koay Teow, dan aku memesan Bakkut Teh. Penutup makanan kami adalah es kacang.

Food Court di Bayan Lepas, Penang

Food Court di Bayan Lepas, Penang

 

Outlet di dalam food court

Outlet di dalam food court

Chee Cheong Fun terpilih sebagai makanan no 7 yang harus dimakan di situs visitpenang 2009. Makanan ini dibuat dari tepung beras yang disajikan dengan campuran seperti sambal saus, terasi ( disebut hae ko), saus merah manis dan ditaburi dengan biji wijen panggang. Makanan ini mengandung rasa udang manis dan sedikit pedas tanpa meninggalkan bau amis di mulus. Terasi Penang termasuk yang paling dicari di sini karena salah satu penghasil terasi terbaik.

Chee Cheong Fun

Chee Cheong Fun

Char Koay Teow adalah salah satu makanan yang dipuja penggemar makanan di Malaysia. Mie beras dalam bentuk yang datar digoreng dalam wajan yang panas. Minyak ditambahkan ke dalam wajan ditambahkan dengan kecap, tauge, telur dan daun bawang. Semakin panas saat dimasaknya, maka akan semakin enak rasanya dengan aroma sedikit hangus dan berasap. Beberapa outlet ada yang menambahkan potongan renyah lemak babi dan irisan sosis babi. Jika menginginkan makanan halal,  kamu dapat bilang terlebih dahulu kepada pelayannya sehingga tidak dimasukkan kandungan babi ke dalam makananmu.

Char Koay Teow

Char Koay Teow

Bakkut Teh adalah hidangan daging yang dimasak dalam kaldu dan populer disajikan di Malaysia dan Singapura. Makanan ini dapat diterjemahkan sebagai teh tulang daging dan terdiri dari iga babi rebus dalam kuah kaldu beragam bumbu dan rempah-rempah yang dimasak selama berjam-jam.

Bakkut Teh

Bakkut Teh

Es kacang ini mungkin berbeda dengan yang ada di daerah lain, minuman ini adalah es serut yang cocok dikonsumsi di saat panas. Isi dari minuman ini tidak berubah dari generasi ke generasi. Es yang sudah dihancurkan diberi dengan kacang merah, krim jagung manis, attap chee (buah sawit), pala kering serta jeli berwarna-warni yang dicampur dengan sirup gula aren, sarsi dan sirup mawar. Juga ditambahkan susu, untuk toppingnya yang paling populer adalah potongan buah segar, kacang, dan kismis.

Ice Kacang

Ice Kacang

Oh ya, judul dari artikel ini diambil dari peta kuliner Penang. Beberapa makanan ini yang kami pada hari itu. Hari sudah menjelang malam, tentu saja kami harus kembali pulang ke rumah apartemen Eason. Keesokan harinya dia harus bekerja jadi kita tidak boleh pulang terlalu larut malam.

Lalu apa yang terjadi keesokan harinya? Makanan khas apa saja yang kami makan di sana? Silakan baca kelanjutannya DI SINI ya! ^_^

JT 14 15May

Advertisements

8 responses to “Kuliner Khas Penang – Street Food Paradise of Asia [PART 1]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s