Bebek Goreng Ali Borme

logo jelajah gizi

Bebek goreng. Hmmm siapa yang tak kenal dengan hidangan yang menonjolkan kelezatan daging bebek. Sebelum kita mengenal bebek goreng Ali Borme di Bandung, tidak ada salahnya kita mengenal sejarah asal usul bebek goreng. Apa sudah ada yang tahu sejarahnya? Penasaran? Sama dong, aku juga penasaran.

Baiklah. Sejarah yang kutulis ini berdasarkan dari beberapa sumber bacaan dan film tentang Kubilai Khan yang telah kulihat. Loh kok bisa bebek goreng dan Kubilai Khan ada hubungannya? Semakin penasaran saja kan? Aku termasuk pengagum sejarah tentang Kubilai Khan terutama ketika mengenal Marco Polo. Yup Marco Polo sang “travel writer (penulis perjalanan)”. Dia menceritakan kehidupan di jalur sutra yang menghubungkan jalur perdagangan antara Eropa dan Asia. Meskipun dipenjara saat kembali ke Italia dan catatan perjalanannya ditertawakan oleh orang-orang di Eropa, melalui catatan perjalanannya pula lah bangsa Eropa melakukan ekspedisi mengelilingi dunia untuk mencari sumber penghasil rempah-rempah.

Pada akhir abad ke-13, kisah hidup Marco Polo tidak semulus seorang traveler seperti yang dibayangkan saat pertama kali mengenal Kubilai Khan. Ayah Marco Polo yang bernama Niccolo Polo adalah pedagang dari Venezia yang mengadu nasib di daerah kekuasaan Kerajaan Mongol yang sedang berperang. Marco menyusup di kapal ayahnya untuk ikut menuju Kerajaan Mongol. Marco ditinggalkan di Kerajaan Mongol oleh ayahnya sebagai hamba kepada Kubilai Khan untuk dibarter dengan akses perdagangan di sepanjang jalur sutra.

Di bawah pemerintahan Kubilai Khan, Cambuluc (Beijing) menjadi ibu kota kerajaan dan pusat pluralisme dari berbagai daerah kekuasaannya. Semua agama dan kepercayaan diterima dengan baik, berbagai budaya dan kerajinan berbaur menjadi satu. Demikian juga dengan kuliner maupun rempah-rempah. Masakan-masakan baru juga ditemukan di sini. Yang cukup terkenal adalah bebek panggang Peking. Namun sedikit pula yang mengetahui jika di sini pula terdapat cikal bakal olahan bebek goreng. Cukup menarik kan! Berawal dari bebek goreng, kita sudah bisa melemparkan angan-angan sampai ke Kerajaan Mongol. (sumber : wikipedia.org)

****

Mari kita kembali ke Indonesia! Bebek goreng juga merupakan makanan warisan dari negara tirai bambu di Indonesia. Penyebaran ke Indonesia adalah bersama dengan perdagangan rempah-rempah yang lagi booming waktu itu.

Boleh lah kita mencoba bebek goreng yang ada di Nusantara tercinta. Pada kesempatan kali ini bebek goreng yang akan aku nikmati adalah bebek goreng Ali Borme yang ada di Bandung. Letaknya di Jalan Hasanuddin dekat Rumah Sakit Borromeus, cukup dekat pula dengan kampus Institut Teknologi Bandung (ITB). Nama “Borme” merupakan singkatan dari kata “Borromeus”, sedangkan Ali adalah nama orang dari Jawa Timur yang merupakan pemilik dari kedai makan sederhana ini.

Warung Bebek Ali Borme

Warung Bebek Ali Borme

Kami mengantri di warung kaki lima ini dalam rangka kelaparan dan kedinginan setelah berjalan menghindari hujan gerimis. Berteduh dan menghangatkan diri di dekat kompor. Ada banyak manfaat kan! jadi maaf jika foto-foto dalam artikel ini jika blur, semata-mata bukan hanya kamera handphone yang kurang baik. Selain karena kelaparan dan kedinginan sehingga ingin segera makan bebek goreng tapi memang kurang terampil dalam mengambil gambar makanan. Harap maklum ya!

Etalase daging bebek dan ayam

Etalase daging bebek dan ayam

Bebek gorengnya, hmm menggoda untuk segera disantap! Daging luarnya matang berwarna kecoklatan terasa renyah saat menyentuh lidah. Penggorengan dengan durasi yang cukup membuat tekstur dagingnya empuk dan terasa gurih. Sambal yang terbuat dari komposisi tomat dan cabainya juga pas. Tempe goreng sebagai pelengkap yang tepat. Nyaman sekali di mulut, enak! Bisa dikunjungi kembali jika berada di Bandung.

Bebek Ali Borme

Bebek Ali Borme

Kandungan gizi dari satu porsi bebek goreng Ali Borme adalah sebagai berikut :

  1. Daging bebek :
    1. Protein : Seperti halnya unggas lainnya, daging bebek pun merupakan sumber protein hewani yang baik.
    2. Lemak : Daging bebek memiliki kandungan lemak sehat. Komposisi lemak pada daging bebek mengandung 35,7% lemak jenuh, 50,5% lemak tak jenuh tunggal (tinggi dalam asam linoleat) dan 13,7% lemak tak jenuh ganda (yang mengandung lemak esensial Omega 6 dan Omega 3). Jadi, selama dikonsumsi dalam jumlah secukupnya, daging bebek akan cukup memasok lemak sehat bagi tubuh Anda.
    3. Vitamin :
      • Riboflavin – Tiap 100 gram daging bebek mengandung 0,5 mg riboflavin atau memenuhi 28% dari kebutuhan sehari Anda, yang penting untuk membantu melepaskan energi dari makanan serta mempertahankan kesehatan kulit dan rambut.
      • Niacin – Dalam 100 gram daging bebek , terkandung 5,1 mg niacin (25% kebutuhan niacin sehari). Niacin berguna untuk membantu kesehatan kulit, sistem saraf dan sistem pencernaan.
      • Tiamin – Sekitar 0,3 mg tiamin ditemukan dalam 100 gram daging bebek (17% kebutuhan), yang penting untuk metabolisme energi serta fungsi saraf dan otot.
      • Asam Pantotenat – Dengan mengkonsusmi 100 gram daging bebek , akan memasok tubuh Anda dengan 1,5 mg asam pantotenat (15% kebutuhan harian). Vitamin ini sangat berperan untuk menjaga komunikasi antar sistem saraf dan reaksi enzimatik tubuh lainnya.
      • Vitamin B6 – Tiap 100 gram daging bebek mengandung 0,3 mg vitamin B6 atau memenuhi 13% dari kebutuhan sehari kita. Vitamin yang disebut juga dengan piridoksin ini berperan dalam metabolisme asam amino dan asam lemak.
      • Vitamin B12 – Daging bebek juga merupakan sumber vitamin B12 yang baik, yang penting untuk mencegah anemia, dengan kandungan sebanyak 0,4 mcg vitamin B12 (memenuhi 7% kebutuhan) dalam tiap 100 gram daging bebek.
    4. Mineral :
      • Selenium – Selenium adalah mineral yang juga bertindak sebagai antioksidan bagi tubuh Anda. Dan dalam 100 gram daging bebek mengandung 22,4 mcg selenium (32% kebutuhan).
      • Fosfor – Sekitar 203 mg fosfor (memenuhi 20% kebutuhan harian) akan Anda dapatkan dengan mengkonsumsi 100 gram daging bebek. Fosfor adalah mineral penting untuk proses mengubah makanan menjadi energi dalam tubuh Anda.
      • Zinc – Makanan hewani termasuk sumber zinc yang baik, termasuk juga daging bebek. Setiap mengkonsumsi 100 gram daging bebek , Anda akan mendapat asupan zinc sebesar 2,6 mg (17% kebutuhan). Zinc dibutuhkan untuk membantu sistem imun tubuh dan diperlukan untuk sintesis DNA.
      • Zat besi – Ada sekitar 2,7 mg zat besi yang terkandung dalam 100 gram daging bebek (15% kebutuhan). Zat besi penting bagi pembentukan hemoglobin dalam sel darah merah sehingga mencegah anemia.
      • Tembaga – Konsumsi 100 gram daging bebek akan memasok 0,2 mg tembaga dalam tubuh Anda (12% kebutuhan harian). Mineral ini penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental Anda.
      • Sodium – Kandungan sodium dalam daging bebek tergolong cukup rendah, karena hanya mencapai 65 mg per 100 gram daging bebek, yang berarti memasok 3% dari anjuran konsumsi sodium sehari untuk menjaga kerja otot dan level tekanan darah yang optimal.

(Sumber : http://duniafitnes.com/nutrition/nilai-gizi-di-balik-gurihnya-daging-bebek.html )

  1. Tempe :
    1. Protein : Tempe adalah sumber dengan kandungan protein tinggi sekitar 18 jenis protein dan asam amino, yang gampang dicerna. Sangat cocok bagi mereka yang berada pada diet dan penurunan berat badan sebagai binaragawan dan kebugaran mania.
    2. Omega 6 dan Omega 3 : Menetralkan efek negatif dari kolesterol jahat karena omega 3 dan 6, untuk mengurangi risiko infark miokard (koroner) mengandung jumlah lemak tak jenuh ganda (PUFA), niacin.
    3. Vitamin : Sumber vitamin (terutama vitamin B) sangat berguna untuk metabolisme sel darah merah, kulit yang sehat dan otot (otot), untuk meningkatkan perbaikan fungsi sistem kekebalan tubuh dan saraf, hormon pertumbuhan, dan mencegah anemia dan kanker pankreas.
    4. Serat : Mengandung serat tinggi untuk mengontrol kadar gula darah sehingga sangat cocok untuk penderita diabetes.
    5. Antioksidan : Sebagai penangkal untuk mencegah radikal bebas banyak penyakit degeneratif (aterosklerosis, penyakit jantung koroner, diabetes mellitus, hipertensi, dan lain-lain) dan berbagai jenis kanker (pankreas, prostat dan kanker payudara) serta mencegah penuaan dini karena mengandung antioksidan kuat (3 jenis isoflavon).
    6. Mineral : Konsumsi tempe dapat mencegah anemia karena tingginya kandungan berbagai mineral untuk mencegah dan mudah diserap darah dan mencegah osteoporosis.

(sumber : informasitips.com)

  1. Sambal cabai :
    1. Lemak dan minyak atsiri : Unsur pedas cabai yang dihasilkan oleh minyak asiri membuat tubuh kita menjadi hangat. Selain minyak atsiri, kandungan lemak pada cabai juga membantu menghangatkan tubuh. Jadi tidak heran jika kita akan merasa panas dan bercucuran keringat saat mengkonsumsinya.
    2. Protein : Unsur protein dalam cabai cukup tinggi. Protein berfungsi membentuk sel baru sehingga kita akan mudah sembuh jika terluka. Selain itu protein juga berfungsi mencerdaskan otak. Jadi konsumsi cabai perlu ditingkatkan terutama cabai paprika yang tidak pedas.
    3. Antioksidan : Cabai juga melawan zat toksik dan bibit penyakit dalam tubuh. Beberapa antioksidan dalam cabai adalah vitamin C, vitamin E, vitamin K, fitosterol, beta karoten, dan beta crytoxantin. Dengan mengkonsumsi cabai akan mengurangi resiko kanker.
    4. Fitosterol : Didalam cabai ada zat yang namanya fitosterol sebagai lemak baik untuk tubuh kita. Fitosterol akan mengangkat plak pada pembuluh darah, mencegah penyerapan kolesterol darah di usus, serrta menurunkan pembentukan kolesterol sehingga tidak ada penumpukan kolesterol di pembuluh darah maupun koroner jantung. Dengan begitu pembuluh darah kita tetap elastis dan jantung tetap sehat.
    5. Kalsium : Kandungan kalsium cabai cukup tinggi sehingga bisa menghindarkan kita dari kerapuhan tulang dan pengeroposan gigi. Jadi tetap tegak dan bisa makan enak sampai tua.
    6. Capsaicin : Cabai mengandung senyawa capsaicin yang membuat rasanya pedas. Capsaicin dapat mengencerkan lendir yang menyumbat rongga hidung kita. Ini juga berlaku untuk penderita batuk berdahak. Rasa pedas dan panas yang ditimbulkan capsaicin akan menghambat pengiriman signal rasa sakit ke saraf otak. Selain itu capsaicin juga merangsang pembentukan hormon endorphin yang membangkitkan rasa nikmat dan bahagia. Selain itu mampu menghilangkan rasa pegal dan ngilu akibat reumatik.
    7. Vitamin A : Ternyata cabai tinggi vitamin A yang menjaga kesehatan mata kita. Memang kandungan vitamin A pada cabai tidak lebih tinggi dari wortel, tapi lebih tinggi dibanding makanan lain. Bagi yang tidak suka wortel bisa menggunakan cabai sebagai alternatif penjaga kesehatan mata.

(Sumber : http://www.tititudorance.com)

Tuh kah banyak sekali manfaatnya!

Meski hanya sekedar warung kaki lima, banyaknya pengunjung yang menikmati bebek goreng Ali Borme juga mendatangkan rezeki bagi petugas penjaga parkir. Warga Bandung yang kreatif dalam seni musik dapat berkreasi menyuguhkan lagu-lagunya sembari menyejukkan suasana pengunjung yang sedang mengantri maupun yang menikmati bebek goreng dengan ramuan bumbu rempah-rempah Indonesia. Masakan bebek goreng sederhana dari warung kaki lima ini ternyata adalah makanan yang telah dinikmati banyak orang sejak dahulu di beberapa belahan dunia.

Suasana pengunjung yang ramai di dalam tenda warung

Suasana pengunjung yang ramai di dalam tenda warung

Selamat menikmati!

Note : Artikel ini disertakan dalam lomba blog “Jelajah Gizi” yang diadakan oleh SariHusada.co.id

sari husada jelajah gizi

Advertisements

4 responses to “Bebek Goreng Ali Borme

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s