Tersenyumlah Watu Lumbung!

Aku ingin tersenyum dengan sederhana, seperti pertama kali mulut manusia menyebutku Watu Lumbung.

Tapi aku ingin membencimu.

Jember Traveler Watu Lumbung 05

Aku ingin tersenyum dengan sederhana, seperti saat Pemerintah merintis jalan padaku.

Tapi aku ingin membencimu.

Jember Traveler Watu Lumbung 03

Aku ingin tersenyum dengan sederhana, seperti tanaman pangan menjulang tinggi menyembunyikan gubuk petani.

Tapi aku ingin membencimu.

Jember Traveler Watu Lumbung 01

Aku ingin tersenyum dengan sederhana, seperti tegur sapa petani pada pejalan asing.

Tapi aku ingin membencimu.

Jember Traveler Watu Lumbung 02

Aku ingin tersenyum dengan sederhana, seperti bibir hujan menyumbu bumi.

Tapi aku ingin membencimu.

Jember Traveler Watu Lumbung 06

Aku ingin tersenyum dengan sederhana, seperti harmoni watu bolong oleh gemuruh angin laut.

Tapi aku ingin membencimu.

Jember Traveler Watu Lumbung 07

Aku ingin tersenyum sederhana, seperti tawa riang kawanan monyet saat mencuri jagung.

Tapi aku ingin membencimu.

Jember Traveler Watu Lumbung 04

Aku ingin tersenyum sederhana, seperti keramahan Ibunda Roy menyediakan kopi hangat.

Tapi aku ingin membencimu.

Jember Traveler Watu Lumbung 08

Aku ingin membencimu dengan sederhana, sesederhana suara keluh kesah manusia yang terjebak lumpur, sesederhana jejak manusia yang meninggalkanku.

Tapi aku ingin tersenyum.

Jember Traveler Watu Lumbung 09

Jember Traveler 15 31Januari

Advertisements

8 responses to “Tersenyumlah Watu Lumbung!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s