Kapan ke Blue Point Lagi? Eh itu Pantai Suluban Namanya

Singkat aja sih cerita saat ke sini. Setelah dari Pantai Dreamland, kami menuju Blue Point. Nah dari Dreamland masih naik lagi. Jauuuuuhhh!! Jalanan yang kami lewati makin lama makin sepi. Kami melewati jembatan besar. Dari jendela mobil saya melihat banyak orang yang sedang berselancar. Apakah ini yang saya cari. Hmm ternyata bukan. Saya masih penasaran seperti apa sih pantai Blue Point.

Sopir yang membawa kami akhirnya melaju menuju jalan yang kecil dan keluar dari jalan yang besar. Mungkin kalau nanti ke sini lagi, saya belum tentu ingat jalannya. Tak saya sangka tempat seperti ini ramai pengunjung. Memang mayoritas yang berkunjung adalah wisatawan mancanegara. Bahkan untuk mencari tempat parkir saja cukup sulit.

Saya mengamati sekeliling dan saya menemukan jawaban mengapa disebut Blue Point. Ternyata di sana ada resort yang cukup mewah dan resort itu bernama Blue Point. Saya sampai saat itu masih belum tahu, nama asli pantai ini apa. Tanpa basa-basi ayo kita cek ke TKP seperti apa sih.

Papan Nama Blue Point

Papan Nama Blue Point

Kami turun menuju pantai. Di sini banyak tempat peristirahatan dan tempat makan. Semakin turun saya melihat beberapa persewaan papan selancar. Saya melihat tempat persewaan itu juga memberi jasa memotret penyewa papan selancar. Memang saya akui hasil foto mereka bagus-bagus. Mau gak bagus gimana, lah yang dipotret itu sedang berselancar di atas ombak. Keren banget. Mungkin lain kali kalau saya ke sini akan mencobanya. *nabung dulu*

View dari Atas Tempat Peristirahatan

View dari Atas Tempat Peristirahatan

Kami terus menuruni undak-undak sampai dasarnya. Mana ya pantainya?? Di dasar undak-undak itu kami hanya melihat tebing-tebing. Kami mengikuti wisatawan yang lain untuk melewati gua kecil. Daann!!! Mata saya berbinar-binar melihat pemandangan yang sangat indah ini. Berhubung kami awalnya tidak tahu harus ngapain di sini, yaa kami cuma bisa bengong bego  melihat pengunjung yang lain sedang asyik berselancar. Kalau menurut sahabat saya yang tinggal di Jakarta, itu namanya The art of doing nothing. Jadi saya nikmati saja.

Pantai Blue Point

Pantai Blue Point

Pemandangan yang Indah :D

Pemandangan yang Indah 😀

Seger dan Jernih

Seger dan Jernih

Di cuaca yang panas ini ya kami berteduh di tebing yang menghalangi sinar matahari. Menjelang sore hari para pengunjung harus segera naik ke deretan gazebo. Pada saat air pasang, maka undak-undak itu akan tergenang oleh air laut. Undak-undak itu satu-satunya jalan untuk naik ke atas. Jadi horror juga sih. Memang tempat-tempat yang bagus harus ditempuh setelah melewati tempat yang cukup berbahaya.

Undak-undak di antara Tebing

Undak-undak di antara Tebing

Sekitar jam 3 sore kami pulang menuju Pulau Jawa. Di Kabupaten Negara, masih di Pulau Bali. Kami berhenti di suatu tempat peristirahatan untuk mandi dan menikmati matahari terbenam. So freaking cool !!

Sunset di Negara

Sunset di Negara

JemberTraveler Negara 02

After Sunset yang Cool

After Sunset yang Cool

Setelah sekian lama, saya tau kalau nama asli dari pantai di dekat Blue Point itu adalah Pantai Suluban.

JT February 10 2013

Advertisements

2 responses to “Kapan ke Blue Point Lagi? Eh itu Pantai Suluban Namanya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s