Pantai Papuma – Dua Sudut Pandang Kecantikan Matahari

JT PJ HEAD TITLE

Kisah kali ini saya mengunjungi Pantai Papuma di Jember yang tak jauh dari rumah saya. Sekitar 45 menit untuk bisa sampai di sini. Namun kesempatan saya adalah untuk mengawasi sebuah acara Jambore Rider Camp yang diadakan oleh kantor. Saya beserta 400 peserta berangkat menuju Pantai Papuma, kami mendirikan tenda – tenda dan menginap selama 2 hari 2 malam.

Pada Hari Jumat malam sekitar jam 19.00 kami berangkat dari Jember kota, kami dikawal oleh dua mobil patwal (patroli pengawalan) polisi. Pada malam ini, acaranya hanya registrasi ulang peserta oleh panitia dan dibagikan makan malam dan atribut jambore. Saya tertidur di tenda terbuka dekat panggung acara. Udara terasa cukup panas, saya tidur dengan menggunakan sleeping bag. Namun saya selimuti diri saja sendiri. Tidur saya ditemani oleh nyamuk – nyamuk nakal yang menggigit tangan dan kaki saya. Aissssshhhh!!!

Keesokan paginya saya bangun pagi untuk mencari gambar matahari terbit di pinggir pantai. Suasana pantai masih sepi, rupanya para peserta yang ikut masih capek dan tidur di dalam tenda – tenda yang sudah disediakan oleh panitia. Saya menunggu matahari terbit dan saya berjalan menyusuri pantai. Gambar yang saya dapatkan kurang bagus karena awan yang cukup tebal menutupi matahari. Jiaaahh… Ya sudahlah mungkin besok hari saya coba untuk cari lagi.

JT PJ 01

JT PJ 02

JT PJ 03

JT PJ 04

JT PJ 05

JT PJ 06

JT PJ 07

JT PJ 08

Saya dan teman kantor menuju Ambulu kota untuk mengambil catering untuk panitia yang lain. Kami menumpang mandi di rumah pemilik rumah makan tersebut. Syukurlaaahhh airnya lebih segar dari air yang ada di kamar mandi dekat pantai. Kami kembali ke acara dan membagikan nasi kotak kepada panitia yang lain. Setelah sarapan, saya menghampiri ketua acara. Pak, tugas kami selanjutnya apa? | Tidak ada, semua sudah di – handle oleh team Event Organizer saya. | Ah yang serius?!!! | Silakan menikmati acara saja! .

Rupanya tugas team – team kantor hanya menemani peserta saat di perjalanan saja. Baiklah… Hahaha… Saya habiskan waktu siang saya untuk tidur di kamar panitia. Kamar dengan AC dan springbed. Sangat nyaman sekali untuk tidur. Hoaaammm… Saya tiba – tiba tersadar bahwa lupa untuk mengambil makan siang untuk teman panitia yang lain. Untunglah salah seorang teman saya pergi ke Ambulu kota untuk mengambilnya. Syukurlah boss saya tidak tahu. Hahaha… Hari sudah menjelang sore. Saya dibangunkan untuk bermain air laut oleh teman – teman kantor. Berhubung baju ganti saya sudah habis ya saya tolak aja. Saya berjalan menuju suatu spot yang bernama Siti Inggil untuk menikmati pemandangan matahari terbenam. Melihat suasana matahari terbenam dengan suari gemuruh air laut dan semilir angin sungguh menyejukkan hati, meskipun saya tidak bisa melihat matahari terbenam dengan maksimal karena terhalang oleh kumpulan awan. Saya menuju ke dekat panggung panitia untuk berangkat bersama teman kantor menuju Ambulu kota untuk mengambil makan malam panitia sekaligus menumpang mandi di sana.

JT PJ 09

JT PJ 10

JT PJ 11

JT PJ 12

JT PJ 13

Makan malam sudah dibagikan, tugas saya selesai. Daripada tidak ada aktivitas, saya bergabung dengan peserta di depan panggung. Tampak sebuah grup band yang perform di atas panggung untuk menambah keseruan puncak acara tersebut. Dua api unggun sudah dinyalakan. Semua peserta berjoget riang di depan panggung, seketika mata mereka melotot ketika grup sexy dancer perform di atas panggung yang menambah panas suasana pantai yang cukup dingin. Setelah puas ikut bersenang – senang di depan panggung bersama peserta. Saya ikut sebuah kelompok club motor dimana saya terdaftar sebagai salah satu anggotanya. Kami semua berkumpul di pasir pantai untuk bersenda gurau dan tidur bersama. Ternyata langkah kami diikuti oleh club motor yang lain. Mereka menghabiskan malam terakhir untuk menikmati suasana pantai daripada tidur di dalam tenda. Suhu udara malam semakin dingin, kulit saya tidak kuat menahan dinginnya angin malam. Brrrrr tak tak tak tak tak *suara gigi saya*. Saya meninggalkan teman – teman club motor untuk tidur di dalam tenda.

JT PJ 14 JT PJ 15

Pada Minggu pagi, di dalam tenda ada kepiting kecil yang menggigit kaki saya. Kepiting itu keluar dari dalam pasir yang ada di bawah tenda saya. Saya sangat berterima kasih dengan kepiting kecil ini. Muacchh muaahh muaaahh *cipok kepitingnya*.  Saya dibangunkannya untuk bisa melihat indahnya matahari terbit di pinggir pantai. Saya segera berlari ke pinggir pantai. Matahari memang belum terbit tapi saya melihat aurora merah di langit. Sangat indah pemandangan ini. Tak lama kemudian matahari terbit menambah indah pemandangan di langit. Huaaaaaaa keren!!!

JT PJ 16

JT PJ 17

JT PJ 18

JT PJ 19

JT PJ 20

Saya mengerjakan tugas untuk mengambil sarapan sekaligus mandi di Ambulu kota lagi. Hari terakhir acara tersebut diakhiri dengan upacara penutupan dan pengundian hadiah. Anggota – anggota club saling bersalaman dan berpamitan dengan yang lainnya. Tak lama kemudian ada teman saya yang berpamitan. Dia menceritakan kekecewaannya saat pagi tadi. Dia kecewa karena tidak mendapatkan momen bagus saat matahari terbit. Saya kemudian bertanya, ” Kamu menunggu matahari terbit di mana?” Dan dia menjawab, ” Menunggu di Siti Inggil Kak!”. Sontak seketika itu saya dan orang di sekitar saya tertawa terbahak – bahak. Saya masih tertawa ketika dia masih bingung dengan apa yang kami tertawakan. Saya jelaskan kepadanya bahwa Siti Inggil itu adalah spot untuk melihat matahari terbenam bukan untuk matahari terbit. Acara berakhir dengan lancar dan semua peserta juga ikut senang sekaligus menambah banyak teman – teman baru.

12JT15-16 12

Advertisements

3 responses to “Pantai Papuma – Dua Sudut Pandang Kecantikan Matahari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s