Goa Tetes – Goa atau Air Terjun Sih ???

JT GTL 09

Goa Tetes adalah salah satu objek pariwisata yang berada di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Dari internet hanya sebuah informasi bahwa letak Goa Tetes akan kami temui jika dari Kota Jember melewati daerah yang bernama Piket Nol. Seminggu sebelumnya saya dan Rizal merencanakan untuk mengunjungi tempat ini dengan sepeda motor. Hari Kamis kami menyepakati untuk pergi pada hari Minggu keesokannya. Ternyata ada teman baru yang sedang berkeliling dunia yang bernama Yen Dong dan Martin dari USA dan Irlandia bertamu di Jember juga ingin ikut bergabung bersama kami. Tak lama kemudian Rice dan Mbak Irma juga ingin ikut. Kami janjian untuk berkumpul di rumah Mbak Irma dan berangkat pada pukul  07.00 pagi agar saya bisa sampai kantor pukul 16.00 untuk lembur mengerjakan pekerjaan yang harus selesai.

Hari yang ditunggu sudah tiba, semua sudah berkumpul di rumah Mbak Irma namun Rizal yang dengan julukan “Tukang Telat” pada pukul 08.00 belum bangun. Segera Rice menelponnya untuk segera bangun. Kami berangkat pada pukul 08.30 setelah Rizal datang. Saya sudah menduga namun hitungan saya masih bisa tepat waktu ke kantor jika sudah pulang. Tiga motor dan enam orang sudah siap berangkat. Yang mengemudi adalah saya, Rizal, dan Rice. Wah Rice wanita tangguh, berani mengemudi dari Jember ke Goa Tetes untuk pulang dan pergi. Salut dan applaus buat Rice.

Perjalanan dimulai kami melewati rute Jember – Tanggul – Lumajang – Pronojiwo. Sekitar 1 jam 30 menit  kami berkendara, kami berhenti di tempat yang indah bernama Gladak Perak. Di sini terdapat makanan “tahu petis” yang terkenal dan cocok untuk saya yang belum sarapan. Kami beristirahat sejenak melancarkan peredaran darah setelah lelah duduk di atas sepeda motor. Kami berjalan menikmati pemandangan jurang dan sungai dari atas jembatan kecil di samping Gladak perak. Udara segar khas pegunungan saya hirup dengan pejamkan mata sejenak. Semilir angin pegunungan menyegarkan kulit saya. Bisa anda bayangkan bagaimana senangnya perasaan saya menikmati anugrah Tuhan ini. Hal yang terlihat sederhana seperti ini dapat membuat seseorang menjadi segar dan senang.

JT GTL 01

JT GTL 02

Gladak Perak

Gladak Perak

JT GTL 04

Kami melewati Piket Nol dan menuju Pronojiwo. Pada pom bensin di Pronojiwo kami mengisi bahan bakar sepeda motor. Menurut petugas pom bensin, Goa Tetes berada sekitar 2 kilometer lagi. Kami terus berjalan dan saya melihat sebuah papan kayu kecil kira – kira berukuran 20 x 50 cm dengan tulisan tangan berwarna hitam “GOA TETES”. Kami berbelok ke jalan kecil berbatu dan agak menurun ini. Pada pukul 11.30 kami sampai di perkampungan yang menyediakan jasa penitipan sepeda motor dengan biaya penitipan seharga Rp 3.000,- per motor. Kami terus berjalan kaki dan menjumpai loket masuk yang menjual tiket seharga Rp 2.000,- per orang.

Undak – undakan menurun kami jalani, tampak dari kejauhan bagaimana keindahan Goa Tetes ini. Begitu banyak air terjun kecil – kecil yang turun dari tebing. Saya berteriak melihat keindahan alami tersebut. Kami terus berjalan pelan – pelan menuruni undak – undak yang berlumut di dekat air terjun. Kami sudah sampai di dasar air terjun, saya melihat undak – undak alami yang terbuat dari tanah mengandung belerang yang terkikis air terjun selama  bertahun – tahun.

JT GTL 05

JT GTL 07

JT GTL 06

JT GTL 08

JT GTL 10

Kami mencoba untuk menaiki undak – undak alami itu menuju goa – goa yang berada di tengah tebing. Cukup mudah untuk menaikinya namun anda harus berhati – hati membawa barang bawaan anda terutama peralatan elektronik yang tidak tahan air. Ternyata ada goa satu yang terhubung dengan goa yang lain. Tampak pula stalaktit dan stalagmit di dalam goa – goa. Saya berdiri dan terpejam pada suatu batu dimana saya terguyur oleh air terjun yang tidak deras itu. Suasana hening dan hanya terdengar tetesan air terjun dan kicauan burung – burung yang terbang di sekitarnya. Air yang segar dan saya bahagia terguyur sambil melihat tebing yang ada di depan saya. Tampak rasa bahagia pada wajah teman – teman kami saat menikmati air terjun bersama.

JT GTL 16

JT GTL 11

JT GTL 15

JT GTL 14

JT GTL 12

JT GTL 13

Sudah saatnya pulang, kami berjalan menuju tempat penitipan sepeda motor. Undak – undakan buat manusia yang tadi menurun sekarang kami lewati dengan menaikinya. Ternyata lelah juga untuk menaklukkannya. Pada saat turun tadi kami senang melihat air terjun sehingga rasa lelah terasa hilang sedangkan sekarang kami hanya melihat undak – undakan yang naik saja sehingga kaki kami terasa lelah dan napas sudah mulai tidak berirama dengan teratur. Hahaha… Bekal air minum yang kami bawa habis untuk menaiki undak – undak. Di tempat penitipan motor, kami beristirahat dan ganti pakaian di kamar mandi secara bergantian.

JT GTL 17

JT GTL 18

JT GTL 20

JT GTL 19

JT GTL 21

Pada pukul 15.30 perjalanan pulang dimulai. Di pom bensin Pronojiwo hujan mulai turun, kami menggunakan jas hujan saat berkendara. Hujan yang sangat deras, pasir di jalan, dan air yang tergenang di jalan cukup tinggi. Saya khawatir dengan daerah piket nol dan jalanan yang rawan longsor ini dan hujan deras yang mengganggu penglihatan kami. Saya kali ini memimpin rombongan dan saya putuskan untuk berjalan di belakang mobil box. Selain memudahkan pandangan kami, mobil tersebut memecah genangan air yang melancarkan perjalanan kami. Perjalanan melewati Piket Nol dan Gladak Perak lancar tanpa masalah. Kali ini Rizal yang memimpin rombongan untuk mencari makan karena hari menjelang petang. Kami sudah memasuki Lumajang kota namun Rizal yang memimpin rombongan tersesat jauh di depan dua motor yang lain. Saya menelpon Rizal untuk berhenti di pinggir jalan untuk saya cari. Sesaat kemudian bapak atasan saya menelpon, saya baru tersadar bahwa saya terlambat untuk lembur mengerjakan pekerjaan. Di tengah hujan deras saat saya berkendaraan telpon atasan tidak saya angkat. Sudah bisa dibayangkan bagaimana atasan saya marah. Waduuuhhhh… Ya sudahlah, saya harus konsentrasi menemukan Rizal dahulu dan membawa teman – teman pulang ke Jember. Tak lama kemudian saya menemukan Rizal. Kami melanjutkan perjalanan dan Rizal masih memimpin rombongan untuk mencari makan. Ternyata Rizal membawa kami berputar menuju Kencong ( Jember bagian Selatan ). Pada saat ini saya sangat emosi, selain karena kelaparan di tengah dinginnya hujan juga perjalanan kami akan menjadi lebih lama. Saya redam rasa kesal itu agar perjalanan menjadi lancar dan saya tidak mau membuat mental teman – teman menjadi down selama di perjalanan.

Perjalanan menjadi seru ketika jalanan di Kencong sedang pemadaman listrik sehingga jalanan gelap. Pada saat ini saya memimpin rombongan dan berjalan dengan pelan – pelan menuju Balung. Sepanjang perjalanan gelap dan diguyur air hujan. Akhirnya sampai di warung bakso di Balung pada pukul 20.00, saya menunggu Rice sejenak yang tertinggal jauh. Rice berjalan sangat pelan karena pandangannya kurang jelas dan kacamatanya basah. Kami menggigil kedinginan kemudian beristirahat dan makan bakso yang hangat. Saya makan dengan cepat dan saya pulang terlebih dahulu untuk menuju kantor berharap untuk minta maaf jika bapak atasan masih menunggu saya. Sampai di kantor ternyata bapak atasan dan rekan – rekan kerja sudah pulang. Saya putuskan untuk pulang ke rumah untuk istirahat dan menyiapkan mental jika keesokan harinya dimarahi dan mendapat hukuman.  Keesokan harinya saya masuk kantor dan ternyata bapak atasan berada di Surabaya untuk meeting. Hahaha saya tertawa terbahak – bahak tidak dihukum dan dimarahi. Syukurlah tidak apa – apa. Namun lain kali jika ada perjalanan lagi dengan teman – teman, saya harus benar – benar memperhitungkan waktu perjalanan dengan lebih cermat.

13JT0704

Advertisements

One response to “Goa Tetes – Goa atau Air Terjun Sih ???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s