Malam Mencekam di Nusa Barong

Saya mau menceritakan pengalaman saat berlayar di Nusa Barong pada Desember 2012 yang lalu. Kami dan rombongan dari Surabaya sudah membuat janji untuk pergi ke Nusa Barong bersama. Kami yang dari Jember mendapat tugas untuk mempersiapkan semua keperluan dari transportasi, obat – obatan dan bekal makanan.

Kami menyewa angkutan umum untuk membawa teman – teman kami dari Surabaya karena motor yang kami pakai tidak cukup, selain itu semua perlengkapan kami taruh di dalam angkutan. Hari yang cerah membawa keceriaan kami untuk melihat keindahan Nusa Barong. Angkutan yang kami sewa melaju di Terminal Tawang Alun untuk menjemput teman – teman dari Surabaya. Pada saat di terminal, banyak supir angkutan yang lain marah karena dikira kami mengambil calon penumpangnya. Untuk meredam rasa kemarahan supir angkutan yang lain, kami memilih untuk mengalah dengan memutar melewati Jenggawah – Ambulu – Wuluhan – Balung – Puger . Rute tersebut cukup jauh daripada rute yang awal yaitu Rambipuji – Balung – Puger. Kami sampai di kampung nelayan cukup siang untuk menyeberang.

JT NB 01

JT NB 02

JT NB 03

JT NB 06

JT NB 07

JT NB 05

JT NB 04

JT NB 09

JT NB 08Di Puger, sahabat nelayan kami sudah menunggu untuk mengantar. Pemberhentian pertama kami di Tanjung Kamal untuk menikmati segarnya air laut dan makan siang. Pada kali ini kami membawa makanan yang dikemas dalam kertas kotak untuk efisiensi waktu karena pada perjalanan ini kami mau menempuh tempat yang agak jauh dari Tanjung Kamal. Cukup lama kami berlayar. Tempat yang tidak saya ketahui ini ternyata bernama Pantai Cambah. Warna laut lebih hijau daripada di Tanjung Kamal karena ada ganggang laut dan karang yang cukup tajam. Kapal kami cukup susah untuk bersandar di pantai untuk menghindari karang. Kami turun dan berenang dari kapal menuju pantai. Kami senang menikmati air laut dan ada juga yang tidur – tiduran menikmati semilir angin laut. Mata kami menjadi segar seketika ada 3 ekor lumba – lumba liar yang bermain tidak jauh.

JT NB 15

JT NB 11

JT NB 10

JT NB 12

JT NB 14

JT NB 13

JT NB 16

JT NB 17

Waktu sudah menjelang pukul 15.30, saya mengajak teman – teman untuk kembali ke kapal dan bergegas pulang. Hal yang tak disangka terjadi, mesin kapal kami tidak bisa menyala karena kemasukan air laut. Mesin kapal rusak sehingga kami berusaha untuk memperbaikinya. Untung saja ada kapal nelayan lain yang membantu memperbaikinya. Waktu sudah menunjukkan pukul 17.30 dan mesin kapal kami belum bisa menyala. Langit sudah menjadi gelap gulita karena matahari sudah terbenam, awan hitam dengan kilatan petir yang menyambar – nyambar pertanda akan turun hujan menambah ketakutan kami. Rasa was – was dan panik semakin menjadi karena takut tidak bisa pulang untuk keesokan harinya bekerja. Kami semua pasrah dan berdoa agar selamat saja sudah cukup. Untunglah kapal nelayan yang lain itu rela tidak melanjutkan menangkap ikan demi mengantar kami pulang. Akhirnya kapal nelayan kami menginap di Teluk Jeruk dan kami semua pindah kapal dan menuju pulang ke Puger. Hujan dengan kilatan yang menyambar menemani perjalanan pulang. Teman – teman yang ketakutan dan kedinginan lebih memilih tidur di kapal dengan ditutupi oleh lembaran terpal untuk melindungi mereka dari hujan.

Puji dan syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena kami diberi kesempatan untuk kembali ke tempat kami masing – masing . Pada pukul 22.00 kami sampai di Jember kota dan tak lama kemudian sahabat kami juga pulang ke Kota Surabaya dengan pengalaman yang tidak akan pernah terlupakan.

12 JT 09 12

Advertisements

23 responses to “Malam Mencekam di Nusa Barong

  1. @johanesjonaz : minta CP nya dong biar bisa saya hubungi kalau ada lagi.
    @jardness.com : camera saya tidak sampai untuk mengambil gambarnya kakak.

  2. kak disana gak ada perkampungan buat menginap? lihat di google map ada SD dan madrasah… liat di google juga pantainya bagus banget dengan warna pantai warna turqoise hijau kebiru2an gitu dehhh…. jadi pingin

  3. Aduh keren..
    Udah 2 bulan ini aq rencana ke Kamal tapi gak bisa-bisa krn sok sibuk
    Semoga di Nopember nanti bisa berangkat

  4. wah pengen camping di sana x)
    hewan liar nya apa aja ya kira” ?
    kalo, angkernya…hmmm, apa ngeliat makhluk kasat mata gitu ? 😛

  5. di nusa barong gak ada rumah-rumah penduduknya ya??
    trus disana kira-kira banyak tumbuhan apa yang bisa dimakan?
    minta infonya kakak .. terimakasih,..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s