Mengulang Kenangan Manis di Pulau Nusa Barong

JT 2NB 05

Ini adalah pengalaman saya yang kedua di Pulau Nusa Barong. Pulau ini ada di selatan Kota Jember.  Pengalaman kali ini kami berangkat dari tempat yang berbeda dari pengalaman saya yang pertama. Pada perjalanan kali ini, kami berangkat dari kampung nelayan yang ada di Kecamatan Puger. Jaraknya lebih dekat dari keberangkatan yang pertama. Perjalanan kira-kira hanya empat puluh lima menit untuk bisa menginjakkan kaki di Pulau Nusa Barong.

Kami mengajak teman-teman baru untuk berangkat ke Pulau Nusa Barong. Kami berangkat dari Jember kota ke kampung nelayan dengan menggunakan angkutan kota yang kami sewa satu hari sebelumnya dan sebagiannya naik sepeda motor. Rina, salah satu teman saya ada yang dari Kota Nganjuk, dia rela meluangkan waktt dan tenaga untuk ikut bergabung bersama kami. Kedatangannya sedikit terlambat karena bus yang dikendarainya ada masalah di tengah jalan. Namun saya menunggu dan menjemputnya di daerah Stasiun Rambipuji.

Angkutan kota yang kami sewa sudah berjalan namun teman saya belum datang juga. Dua puluh menit kemudian datang juga. Kami pun berangkat menyusul angkutan kota yang sudah lewat. Hal yang tidak terduga terjadi di tengah perjalanan, hujan deras mengguyur. Kami berhenti sebentar untuk memakai jas hujan dan melanjutkan perjalanan ke kampung nelayan.

Setibanya di kampung nelayan hujan masih belum reda. Kami makan makanan ringan sejenak dengan minum teh hangat sambil menunggu nelayan langganan kami yang belum datang. Nelayan kami sudah datang dan bersiap untuk berangkat. Ada beberapa orang pemancing yang ikut rombongan kami, mereka memancing dan menginap di Pulau Nusa Barong. Beberapa dari kami membeli jas hujan karena hujan juga belum reda. Kami yang mengajak teman-teman sedikit kuatir karena berlayar dengan kondisi hujan tetapi nelayan yang handal ini mengatakan kalau hujan maka ombaknya datar dan tenang. Ucapan nelayan tersebut menghilangkan kekuatiran kami. Dengan berkumpul bersama kami memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa supaya diberi kelancaran sampai kembali pulang ke rumah. Akhirnya kamipun berangkat menyeberang laut menuju Pulau Nusa Barong, pulau yang tidak dihuni oleh manusia.

JT 2NB 01

Seperti yang diucapkan oleh nelayan kami, ombaknya datar dan tenang namun hujan masih mengguyur kami. Kamipun sampai di Teluk Jeruk dan turun di sana, nelayan dan para pemancing berangkat ke sisi Timur Laut pulau untuk memancing. Cuaca di Teluk Jeruk sangat bersahabat karena hujannya sudah reda. Kami berenang dan membakar ikan, ada yang membawa kamera DSLR untuk mengambil gambar landscape. Pasir pantai di teluk ini berwarna putih namun sedikit kasar. Sepasang burung camar putih yang terbang di atas air laut menemani kami yang menikmati keindahan Teluk Jeruk. Tak terasa matahari sudah di puncaknya, kami makan bersama ikan yang sudah matang dan sambal pedas yang mantap enaknya. Nelayan kami yang mengantar pemancing tak kunjung datang juga, saya kuatir kami pulang kemalaman. Untuk mengatasi rasa bosan, kami berenang kembali dan mengambil beberapa gambar.

JT 2NB 02

Kapal nelayan pun datang, kami segera bergegas berlayar menuju Tanjung Kamal yang ada di dekat Teluk Jeruk. Pantai di Tanjung Kamal ini juga putih namun pasirnya lembut seperti tepung. Di ujung tanjung ini ada tebing kapur yang bagus dan karang-karang berwarna hijau menambah indah pemandangan. Air di pantai ini begitu segar dan kadar garamnya lebih rendah dibandingkan air di Teluk Jeruk. Di balik Tanjung Kamal ini ada pantai juga namun pasirnya berwarna hitam. Hari sudah menjelang sore kami pun pulang ke kampung nelayan dulu. Di tengah laut kami disuguh pemandangan yang indah yaitu matahari terbenam meskipun awan sedikit menghalangi sinar matahari.

 

JT 2NB 04

JT 2NB 03

JT 2NB 06

JT 2NB 07

Akhirnya kami sampai juga di kampung nelayan, dan kamipun kembali pulang ke Jember kota. Dan beberapa teman yang dari luar kota, kami antar ke terminal dan ada yang diantar ke stasiun. Sebuah kenangan manis yang tak akan terlupakan. Sampai jumpa kembali di perjalanan selanjutnya.

 

13JT0512

Advertisements

16 responses to “Mengulang Kenangan Manis di Pulau Nusa Barong

  1. selamat siang 🙂
    saya sedang mencari info tentang nusa barung, untuk perijinan mengunjunginya bagaimana ya? dan apakah diijinkan untuk bermalam?
    terimakasih

    • Untuk selanjutnya bisa menghubungi nelayan-nelayan di sekitar Pantai Puger. Di sana, kamu akan mendapatkan info yang lebih jelas dan detail. Memang untuk mengetahuinya harus datang langsung ke sana, agar mendapatkan info tentang cuaca dan biaya sewa kapal yang terkini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s