Keunikan Candi Barong

JT BRG 4

Ketika terik matahari sudah melewati puncaknya. Perjalanan saya kali ini menapakkan kaki di Candi Barong yang terletak pada perbukitan Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Seperti biasa saya harus mengisi buku tamu yang sudah ada di pos penjagaan. Penjaga yang bertugas ternyata tidak hanya menjaga kawasan candi namun mereka juga memiliki pengetahuan untuk menceritakan sejarah dari Candi Barong.

JT BRG 1

JT BRG 2

Kesan pertama saya saat melihat Candi Barong yaitu aneh karena bentuk kawasan candinya yang cukup unik yaitu seperti suatu benteng pertahanan dan candi induknya tidak berada di tengah kawasan seperti candi-candi seperti umumnya. Untuk memulai eksplorasi saya harus memutar ke belakang pos penjagaan karena pintu masuk candi menghadap tebing pegunungan.

JT BRG 8

JT BRG 3

Candi Barong terdiri dari tiga teras. Teras pertama disebut profan, teras kedua disebut semi profran, dan teras ketiga harus melewati anak tangga dan pintu masuk kecil. Teras ketiga adalah area tertinggi dan sakral karena ada dua candi induk sebagai tempat pemujaan Dewa Wisnu dan istrinya, Dewi Laksmi atau yang dikenal dengan Dewi Sri (Dewi kesuburan bagi pertanian). Diperkirakan permukaan tanah di sekitar candi itu tidak subur atau gersang sehingga mereka mengharapkan tanah menjadi subur setelah memuja Dewa Wisnu dan Dewi Sri.

Menurut kabar yang saya dengar di lokasi tersebut ada arca Dewa Wisnu dan arca Dewi Sri namun dengan sedikit kecewa saya tidak bisa melihatnya karena kedua arca tersebut disimpan di Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Kabupaten Sleman. Saya pun tidur-tiduran di belakang candi induk dimana matahari tidak menyengat, suasana yang sejuk karena ada di kawasan pegunungan membuatku tertidur sejenak untuk melupakan kelelahan selama perjalanan dari Jember ke Yogyakarta.

JT BRG 7

JT BRG 6

JT BRG 5

Sesaat saya terbangun, saya melihat keunikan hiasan kala makara yang berupa kepala singa (barong) yang memiliki rahang bawah. Kepala barong tersebut dipahat di atas pintu atau relung-relung candi sebagai simbol penolak bala. Mungkin pahatan kepala barong ini yang menjadi asal mula disebutnya Candi Barong.

12JT1307

Advertisements

One response to “Keunikan Candi Barong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s